Garut // Dalam rangka menjamin terselenggaranya pengamanan dan intelijen pemasyarakatan yang efektif, diukur, serta sesuai dengan ketentuan peraturan peraturan-undangan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengamanan dan Intelijen Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pelatihan secara melakukan tugas pengamanan dan pengintaian pada satuan kerja pemasyarakatan, guna meminimalisir potensi keamanan dan pengawalan (kamtib) serta memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.Tim Monitoring dan Evaluasi dari Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat terdiri atas Dedi Suparno, Suseno, Titin Wartini, dan Jery Munajat.
Tim kedatangan disambut langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Lapas Garut, Trian Pratikta, didampingi Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Iim Ruhimat, serta jajaran.Dalam pelaksanaannya, tim Kanwil melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai sarana dan infrastruktur pemeliharaanan, antara lain Alat Pemadam Api Ringan (APAR), peralatan keamanan dan PHH, senjata api, sistem CCTV, Wartelsus, serta kantin PRIMKOPASINDO Lapas Garut.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas pengamanan berfungsi dengan baik dan sesuai dengan prosedur operasional standar.Perwakilan Tim Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem pengamanan pemasyarakatan. “Monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas pengamanan dan pengintaian di Lapas berjalan efektif, singkat, serta sesuai dengan perawatan yang berlaku. Kami berharap hasil monev ini dapat menjadi bahan perbaikan dan pengamanan sistem pengamanan ke depan,” ujar Tim Kanwil.Sementara itu, Ka. KPLP Lapas Garut, Trian Pratikta, menyampaikan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di lingkungan Lapas.“Kami menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai bentuk pengawasan sekaligus pelatihan.
Hasil dari kegiatan ini akan kami jadikan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengamanan di Lapas Garut,” ungkapnya.Senada dengan hal tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Garut menegaskan bahwa mendukung penuh upaya Kanwil dalam memastikan pengamanan dan berjalan optimal.“Kami membantu terus meningkatkan kepedulian dan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi terciptanya kondisi Lapas yang aman dan kondusif
,” tegas Kalapas.Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini, diharapkan sistem pengamanan dan intelijen di Lapas Kelas IIA Garut semakin optimal dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang aman, tertib, dan berintegritas.
(Den)
